PERBAIKAN SISTEM KERJA PADA PROSES PEMOTONGAN TAHU DENGAN MENGGUNAKAN RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) UNTUK MENGURANGI MUSCULOSKELETAL DISORDERS
DOI:
https://doi.org/10.61488/industrikrisna.v14i1.632Kata Kunci:
Musculoskletal disorders, RULA (Rapid Upper Limb Assessment), Perancangan alatAbstrak
Gangguan kesehatan yang terjadi pada postur tubuh karena alat kerja yang dipakai tidak sesuai
dengan antropometri pekerja memberikan dampak terhadap penurunan produktifitas pekerja.
Keluhan sakit yang dirasakan oleh pekerja Home Industry Tahu Jaya Nasrul telah berlangsung
lama yang menyebabkan terjadinya Musculoskletal disorders atau gangguan pada otot rangka
pada pekerja dan menyebabkan permasalahan. Salah satu pemasalahan terjadi karena alat
pencetakan dan pemotongan tahu yang kurang efisien, oleh karena itu dibutuhkan penelitian dan perbaikan. Peneliti menggunakan metode RULA untuk menganalisis dan mengukur
seluruh postur tubuh pekerja yang teridentifikasi mengalami Musculoskletal disorders dan
merancang meja dan alat pemotong tahu yang lebih efisien dan lebih baik dari sebelumnya.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil skor RULA adalah 7 yang artinya postur tubuh
operator harus ditinjau kembali dan memerlukan perubahan secara menyeluruh karena tingkat
resiko kerja yang sangat tinggi. Dari hasil penelitian tersebut peneliti merancang meja dan alat
pemotong tahu dengan bahan galvanis, dengan ukuran meja, panjang 102 cm, lebar 122 cm,
tinggi 92 cm dan dimensi alat pemotong tahu, panjang 101 cm, lebar 81 cm dan tinggi 4 cm
dengan panjang lingkar pegangan tangan 18,7 cm, panjang pegangan tangan 11,94 dan jarak
antara pegangan tangan kiri dan kanan 43 cm yang dapat mengurangi keluhan sakit pada
pekerja efesien.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Khoovivah Robi Fauziyyah, Florida Butarbutar

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



