ANALISIS PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE NASA TLX PADA KARYAWAN BAGIAN PENGOLAHAN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL 1 PKS RAMBUTAN
DOI:
https://doi.org/10.61488/industrikrisna.v14i2.657Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja mental karyawan pada bagian pengolahan di PT. Perkebunan Nusantara IV Regional 1 PKS Rambutan menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA TLX). Pengukuran dilakukan terhadap 16 stasiun kerja di bagian pengolahan, meliputi dimensi Mental Demand (MD), Physical Demand (PD), Temporal Demand (TD), Own Performance (OP), Effort (EF), dan Frustration Level (FR). Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung, kemudian dianalisis dengan menghitung weighted workload (WWL) dan skor NASA-TLX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga stasiun memiliki beban kerja mental cukup tinggi, yaitu Klarifikasi (32,00), Boiler (30,33), dan Kamar Mesin (31,00). Dua dimensi dengan skor tertinggi adalah Own Performance (77,67) dan Frustration Level (77,33), yang mengindikasikan bahwa karyawan mengalami kesulitan dalam mencapai target kinerja dan merasakan frustrasi yang signifikan. Secara keseluruhan, sebagian besar stasiun masih berada dalam kategori beban kerja sedang. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar perusahaan melakukan perbaikan dalam hal penjadwalan kerja, penambahan sumber daya, pelatihan karyawan, serta perbaikan lingkungan dan peralatan kerja untuk mengurangi beban mental dan meningkatkan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini juga merekomendasikan dilakukan monitoring berkala menggunakan NASA TLX untuk mengevaluasi efektivitas intervensi yang dilakukan.
Kata kunci: Beban Kerja Mental, NASA TLX, Pengolahan Kelapa Sawit, Kinerja Karyawan, Analisis Beban Kerja.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ika Bana Purba, Ester Novita Sari, Anjel Agita Ginting, Toguy Abella Sirait

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



