EVALUASI KESESUAIAN DAN FUNGSI RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK DI KECAMATAN CEMPAKA PUTIH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT
DOI:
https://doi.org/10.61488/planokrisna.v20i1.824Kata Kunci:
Green Open Space, Spatial Planning, city parkAbstrak
Cempaka Putih is one of the sub-districts in Central Jakarta City which is the center of activity and the city's economic center. Various infrastructure was built and developed in Cempaka Putih District, to support activities and the economy. Apart from that, Cempaka Putih District is a district with a high classification of gross population density. Infrastructure development and high population density can trigger a decline in environmental quality. For this reason, the DKI Jakarta Provincial Government issued Governor's Regulation (PerGub) Number 31 of 2022 concerning Detailed Spatial Planning Plans, which discusses the Arrangement of Green Open Space (RTH) as an effort to maintain the quality of the city's environment and the integration of RTH development activities which have the function of providing balance. between environmental quality and urban development. Regarding the provision of public green open space in urban areas, according to statutory provisions, it reaches 20% of the area of the city. In the provisions according to the DKI Jakarta RDTR money polar plan, it has been stipulated that public open space is planned in a distributed manner in the form of river/road borders, city-scale parks, sub-districts and neighborhoods. Research on the suitability of green open spaces uses a Geographic Information System (GIS) with WorldView-2 image interpretation to obtain the distribution and area of green open spaces. Because the green open space area is planned in detail, data quality control is required, such as positional and thematic accuracy tests. In the RTH there are several infrastructure components such as trash cans, seats/chairs, special fields, toilets, and others that must be considered whether they function or not in the RTH. Therefore, to find out whether these components function or not, an analysis is carried out, namely weight calculation
Referensi
Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Penaatan Ruang.
Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Nomor 14 Tahun 2022 Tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau.
Departemen Pekerjaan Umum. 2008. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Pedoman Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan. Jakarta (ID): Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum
Kementrian ATR, & BPN. (2022). Permen ATR KBPN No 14 Tahun 2022 Tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau.
Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2022. Rencana Detail Tata Ruang Provinsi DKI Jakarta. DKI Jakarta: Dinas Tata Ruang DKI Jakarta.
Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012. 2012. Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi DKI Jakarta dan Peraturan Zonasi. DKI Jakarta: Dinas Tata Ruang DKI Jakarta.
Achsan, A. C. 2015. Analisis Kesesuaian Lokasi Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kecamatan Palu Timur dan Palu Barat. Arsitektur Lansekap, 1 (2): 81-90
Effendi S, A Bey, AFM. Zain, I Santosa. 2006. Peranan ruang terbuka hijau dalam mengendalikan suhu udara dan urban heat island wilayah Jabotabek. Agromet Indonesia. 20 (01): 23-33.
Slamet L. 2003. Ruang terbuka hijau di Jakarta. Perencanaan Pembangunan. 31. Sukewijaya IM, Naniek K. 2015. Studi karakteristik tanaman gumi banten untuk lanskap pohon tepi jalan. Bumi Lestari. 15:2.
Badan Pusat Statistik Kota Administrasi Jakarta Pusat. (2022). Kota Jakarta Pusat. November 2021. https://jakpuskota.bps.go.id/publikasi.html
BPS Kota Jakarta Pusat. (2023) Kecamatan Cempaka Putih Dalam Angka 2023.
Wijayanto, Hendra, Ratih Kurnia Hidayati. “Implementasi Kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan (Studi Pengembangan di Kota Administrasi Jakarta Utara).” Spirit Publik 12, no. 2 (2017).
Belqis, Digita A. 2021. Evaluasi Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Skripsi. Jakarta.
Ikhsanuddin, Nanda Satriana. 2015. Analisis Perubahan Penggunaan Lahan RTH Publik Kota Bandar Lampung Tahun 2009-2015. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung
Hapsari, Anindyakusuma, and Su Ritohardoyo. "Kesesuaian Perubahan Penggunaan Lahan dengan Rencana Detail Tata Ruang (Rdtr) di Wilayah Peri-urban Kasus: Kecamatan Godean Tahun 2009-2014." Jurnal Bumi Indonesia, vol. 4, no. 4, 2015
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Adinda Salsabila Pancar Safitri

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







